KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

KKN UNS Hadirkan Solusi Digital untuk UMKM Desa Banggle melalui Program "UMKM Future Proof"


Blitar, kabargress.com – Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut pelaku usaha untuk terus beradaptasi agar tetap kompetitif. Merespons tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan program "UMKM Future Proof: Optimalisasi Pemasaran Digital dan Implementasi QRIS sebagai Strategi Penguatan UMKM Desa Banggle" pada 28-30 Januari 2026. Program ini merupakan wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu pelaku UMKM bertransformasi menuju era ekonomi digital.

Desa Banggle memiliki beragam UMKM yang tersebar dibeberapa dusun. Namun, mayoritas pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran dan sistem pembayaran. Banner promosi yang dimiliki sudah banyak yang rusak dan tidak menarik, sementara transaksi pembayaran masih mengandalkan uang tunai. Kondisi ini membuat UMKM kurang optimal dalam menarik pelanggan dan bersaing di pasar modern yang semakin digital.

Tim KKN UNS yang terdiri dari 10 mahasiswa turun langsung memberikan pendampingan kepada 10 UMKM lokal, meliputi Qbee Omah Jait (jasa jahit), Warung Makan Rujak, Toko Mandiri (suku cadang), Warung Makan Barokah, Pawon Mbok Boinem, Keripik Usus, Toko Sembako dan Sayuran Bu Anis, Warung Nasi Bu Nur, Toko Kelontong Kahuripan, dan Warung Sunnur. Program ini difokuskan pada dua solusi utama: pembuatan banner promosi yang menarik dan implementasi QRIS untuk memudahkan transaksi digital.

Pada hari pertama, Rabu 28 Januari 2026, tim melakukan kunjungan langsung ke seluruh UMKM untuk mendata kebutuhan dan preferensi desain banner. Seluruh UMKM antusias menyambut program ini dan menyatakan kesediaan untuk mendapatkan banner baru, sementara 4 UMKM juga meminta difasilitasi pembuatan QRIS. "Kami berdialog langsung dengan pemilik usaha untuk memahami karakteristik dan keunikan setiap UMKM agar banner yang dibuat benar-benar sesuai dengan identitas mereka," ungkap salah satu anggota tim KKN.


Hari kedua, Kamis 29 Januari 2026, tim bekerja merancang 10 banner dengan desain yang disesuaikan permintaan masing-masing pelaku usaha, mulai dari ukuran, warna, hingga konten informasi yang ditampilkan. Bersamaan dengan itu, tim juga memfasilitasi pembuatan QRIS menggunakan aplikasi GoPay Merchant untuk 4 UMKM yang membutuhkan sistem pembayaran digital. Proses ini dilakukan dengan teliti untuk memastikan hasil yang profesional dan fungsional.

Penyerahan banner dan QRIS dilakukan pada hari ketiga, Jumat 30 Januari 2026, langsung ke lokasi masing-masing usaha. Tim tidak hanya menyerahkan hasil karya, tetapi juga memberikan tutorial singkat tentang cara pemasangan banner dan penggunaan QRIS. Respons pelaku UMKM sangat positif. "Saya sangat terbantu dengan adanya banner baru ini, yang lama sudah rusak. QRIS juga memudahkan pelanggan yang ingin bayar digital," ujar salah satu pemilik warung makan.

Program "UMKM Future Proof" membuktikan bahwa transformasi digital tidak harus rumit dan mahal. Dengan pendampingan yang tepat, pelaku UMKM di pedesaan pun dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing usaha mereka. Melalui banner promosi yang menarik dan kemudahan pembayaran digital, diharapkan UMKM Desa Banggle dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan omzet secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu berperan sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata masyarakat, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan desa. (Tim) 

KKN UNS Hadirkan Solusi Digital untuk UMKM Desa Banggle melalui Program "UMKM Future Proof" KKN UNS Hadirkan Solusi Digital untuk UMKM Desa Banggle melalui Program "UMKM Future Proof" Reviewed by KabarGress.com on Februari 17, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.