BLITAR, kabargress.com — Penting untuk membentuk kebiasaan positif dalam pengelolaan keuangan sejak usia dini. Rasa semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menerapkan program kerja edukasi berjudul “Literasi Keuangan: Pentingnya Belajar Menabung Sejak Dini” untuk siswa kelas 3 di MI Miftahul Ulum Banggle 02, Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Agenda ini dilaksanakan pada 02 Januari 2026 sebagai kontribusi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman dasar anak-anak tentang arti dan kegunaan uang rupiah, serta pentingnya menabung sejak dini. Di tengah perkembangan zaman yang semakin rumit, penguasaan literasi keuangan menjadi keterampilan yang krusial agar anak-anak dapa tmengelola uang saku mereka dengan bijak dan bertanggung jawab.
Penanggung jawab dari proker ini Harevannuri Kayyisa, menyoroti bahwa masih banyak siswa di tingkat sekolah dasar yang belum sepenuhnya mengerti fungsi uang dan belum terbiasa menabung secara teratur.
“Dengan kegiatan ini, kami ingin menjelaskan kepada anak-anak bahwa rupiah tidak hanya untuk dibelanjakan, tetapi juga dapat disimpan untuk keperluan di masa depan. Kami berharap mereka mulai menyisihkan uang saku dan memahami arti tanggung jawab dalam menggunakan uang,” jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 siswa dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai contoh dari kehidupan sehari-hari agar bisa dimengerti oleh anak-anak. Siswa dikenalkan pada fungsi uang sebagai alat tukar, alat pembayaran, dan alat menabung.
“Mahasiswa KKN UNS memberikan materi tentang peran uang serta pentingnya menabung kepada siswa di MI Miftahul Ulum Banggle 02.”
Untuk menjaga semangat, program ini juga mencakup pemaparan materi, sesi tanya jawab, kuis berhadiah, dan permainan yang mendidik. Siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman soal penggunaan uang saku mereka.
Selain penyampaian materi, program ini juga menyertakan praktik pembuatan celengan memakai bahan daur ulang. Aktivitas ini menjadi salah satu sesi paling menarik bagi siswa karena mereka bisa berkreasi sekaligus belajar mengenai pentingnya memanfaatkan barang bekas.
“Mahasiswa KKN UNS membimbing siswa dalam membuat celengan dari bahan daur ulang sebagai simbol dari kebiasaan menabung. ”
Melalui program ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman teori tentang menabung tetapi juga memiliki media nyata untuk memulai kebiasaan tersebut di rumah. Diharapkan program ini mampu menumbuhkan sikap hemat, bertanggung jawab, dan kesadaran finansial sejak usia dini.
Diadakannya program kerja Literasi Keuangan ini, mahasiswa KKN UNS berharap anak-anak di Desa Banggle dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas dalam hal keuangan dan mampu mengelola uang dengan bijaksana di masa depan. (Tim)
Reviewed by KabarGress.com
on
Februari 17, 2026
Rating:



Tidak ada komentar: