KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

Kasus Kematian Siswa SMAN 11 Surabaya, Josiah Michael: Jangan Terulang Lagi


Surabaya, KABARGRESS.com – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Surabaya, Josiah Michael, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus meninggalnya Thomas Julianus Kristanto, siswa SMAN 11 Surabaya yang diduga menjadi korban pengeroyokan setelah dipicu persoalan sandal hilang.

Menurut Josiah, peristiwa yang menimpa almarhum Thomas menjadi perhatian serius karena dinilai sudah melampaui batas kenakalan remaja dan menunjukkan tindakan kekerasan yang sangat brutal.

“Kalau kasus yang menimpa saudara almarhum Thomas ini tentu memicu keprihatinan kita. Kalau kita bilang ini kenakalan remaja, kok sudah agak kebangetan. Jadi kita harap kepolisian bisa mengusut tuntas masalah ini dan tentu kita berharap permasalahan ini tidak akan terulang lagi ke depan,” kata Josiah.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban sempat terlibat percekcokan dengan sejumlah pelajar lain di sebuah warung. Korban kemudian dibawa ke area pemakaman untuk melakukan duel satu lawan satu. Namun situasi berubah menjadi pengeroyokan ketika korban mulai kelelahan.

“Setelah satu lawan satu, korban mulai kepayahan. Kemudian dua orang temannya memegang korban, menempelkan ke tembok dan memukulnya. Kepalanya juga dibenturkan ke tembok. Setelah korban tersungkur, ada yang membanting hingga mengenai batu,” ujarnya.

Josiah menyebut hasil visum menemukan adanya pendarahan di otak yang menyebabkan korban tidak dapat diselamatkan.

“Ini cukup mengerikan. Seorang pelajar usia 18 tahun bisa melakukan tindakan yang sebegitu kejam. Ini perlu menjadi catatan bagi kita semua,” tegasnya.

Selain mendorong proses hukum berjalan maksimal, Josiah mengungkapkan sejumlah advokat telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Ia menilai keluarga korban membutuhkan perhatian karena berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah dan korban merupakan anak yatim piatu.

“Korban adalah anak keempat dari empat bersaudara. Tentu ini menimbulkan luka yang sangat dalam dan trauma bagi keluarga yang ditinggalkan. Karena itu ada beberapa rekan advokat yang akan mendampingi keluarga korban,” jelasnya.

Terkait perkembangan penyelidikan, Josiah menyebut polisi telah menetapkan tersangka dan masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi tambahan.

Ia berharap para pelaku dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut dan tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang.

“Saya harap dengan kejadian ini mereka bisa jera. Yang dilakukan ini cukup brutal sehingga perlu dicari apa sebenarnya pemicu yang membuat mereka bisa berperilaku seperti itu,” katanya.

Josiah juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut mengingat seluruh pihak yang terlibat merupakan siswa dari sekolah yang sama.

“Saya kira perlu atensi dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk membina sekolah ini lebih lanjut. Kalau memang ada kesalahan, harus diperbaiki, bukan ditutupi,” ujarnya.

Menurutnya, kasus Thomas harus menjadi pembelajaran bersama bagi para pelajar agar tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan maupun main hakim sendiri.

“Apapun kesalahannya, tidak pantas diperlakukan seperti itu. Kasus Thomas ini harus menjadi pembelajaran bersama. Ketika tindakan seperti ini terjadi, masa depan banyak pihak yang akan hilang,” tuturnya.

Josiah juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan remaja di era digital. Menurutnya, pemerintah, sekolah, dan orang tua perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman untuk mencegah munculnya perilaku agresif di kalangan pelajar.

“Kita berharap ada perhatian khusus, jangan normatif saja. Perkembangan zaman menuntut adanya perubahan dalam menangani anak-anak dan remaja agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Berita ini disusun dengan gaya pemberitaan media dan menonjolkan pernyataan Josiah Michael sebagai narasumber utama. (ZAK)

Kasus Kematian Siswa SMAN 11 Surabaya, Josiah Michael: Jangan Terulang Lagi Kasus Kematian Siswa SMAN 11 Surabaya, Josiah Michael: Jangan Terulang Lagi Reviewed by KabarGress.com on Juni 11, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.