KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

Diikuti 19.720 Inovasi, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur


Surabaya, KABARGRESS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jatim menggelar East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 di Legacy Ballroom, Surabaya, Kamis (21/5/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi inovasi pendidikan terbesar di Jawa Timur.

Sebanyak 19.720 inovasi mengikuti ajang tersebut. Inovasi berasal dari guru, siswa, kepala sekolah hingga internal Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan inovasi menjadi kunci penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, seluruh peserta yang masuk 50 besar hingga 25 besar harus menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan di Jawa Timur.

“Dan seluruh yang masuk 50 besar masuk 25 besar maka saya mohon kepada kita semua lintas unit, lintas SMA, lintas SMK bahwa ada sesuatu yang memang kita harus melakukan inovasi demi inovasi,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui inovasi dan penguatan jejaring antarlembaga pendidikan.

“We have to improve. We have to improve. Oleh karena itu inovasi-inovasi ini saya mohon untuk bisa dijadikan referensi bagaimana kita bisa terus berbenah, terus meningkatkan kualitas, terus meningkatkan kompetensi dan terutama terus meningkatkan jejaring,” katanya.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan capaian pendidikan vokasi Jawa Timur yang dinilai semakin kompetitif di tingkat internasional.

Ia menyebut hingga semester pertama tahun 2026, sebanyak 4.960 alumni SMK Jawa Timur telah diterima bekerja di 13 negara.


“Saya ingin menyampaikan bahwa memang SMK kita bisa, SMK kita hebat dan SMK kita bisa hebat. Luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Gubernur Khofifah, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memastikan lulusan memiliki daya saing dan kemampuan kerja.

“PR kita hari ini adalah employability. PR employability ini sama guru-guru, kepala sekolah SMK dijawab. Mereka memang menyiapkan bahasa rata-rata setahun. Belum lagi standar kompetensi mereka karena mereka harus tersertifikasi di bidangnya masing-masing,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, dan siswa SMK yang dinilai memiliki semangat tinggi dalam meningkatkan kompetensi dan inovasi pendidikan.

“Terima kasih semuanya. SMA pun juga sangat hebat. Selamat terus membuat, menciptakan dan mengembangkan inovasi-inovasi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai mengatakan ribuan inovasi yang masuk telah melalui proses seleksi ketat hingga menghasilkan 250 inovator terbaik.

“Alhamdulillah dari tujuh belas ribu menghasilkan dua ratus lima puluh inovator dan tentu disaring lagi menjadi lima puluh,” katanya.

Aries berharap 25 inovasi terbaik dalam EJIES 2026 dapat direplikasi di seluruh daerah di Jawa Timur agar memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

“Kami berharap dua puluh lima ini tidak berhenti di tahun ini. Dua puluh lima ini akan menjadi replikasi bagi para insan pendidikan yang ada di seluruh Jawa Timur, sehingga kita bisa membuktikan bahwa inovasi yang dilakukan baik yang lima puluh besar maupun dua puluh lima besar memang inovasi yang berdampak positif bagi lingkungan masyarakat dan dunia pendidikan,” pungkasnya. (Ci) 

Diikuti 19.720 Inovasi, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur Diikuti 19.720 Inovasi, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur Reviewed by KabarGress.com on Mei 22, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.