KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

Pemprov Jatim Mulai Pemugaran Sayap Barat Gedung Grahadi, Target Selesai Oktober


Surabaya, kabargress.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi memulai pemugaran bangunan sayap barat Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu (1/4/2026). Groundbreaking dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

Gedung Grahadi mengalami kerusakan cukup berat akibat kebakaran yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu sehingga membutuhkan banyak perbaikan.

Perencanaan pemugaran telah dilakukan sejak tahun 2025, dengan pelaksanaan dimulai pada 30 Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada 25 Oktober 2026.

Gubernur Khofifah, menegaskan bahwa proses pemugaran dilakukan dengan pendekatan pelestarian, yakni mengembalikan bangunan semaksimal mungkin menyerupai kondisi aslinya.

“Kita di dalam koordinasi sejak awal, saya sempat bertemu dengan tim dari cagar budaya, kita ingin memastikan semaksimal mungkin ini mirip dengan aslinya, semaksimal mungkin,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan bahwa material yang digunakan pun diupayakan mendekati bahan asli, termasuk penggunaan kapur sebagai perekat bangunan, sebagaimana konstruksi awal gedung tersebut.

“Kapur yang dipakai ini masih diproduksi di Belanda, sekarang rupanya dari Jerman. Bangunan ini dibangun tanpa semen, jadi kapur itu sekaligus sebagai perekat,” katanya.

Menurut Khofifah, sebagian besar bagian bangunan yang masih ada tidak akan dirombak. Pemugaran difokuskan pada bagian yang rusak, dengan tetap mempertahankan elemen asli yang masih layak.

“Pada posisi seperti sekarang ini sebagian besar yang ada existing ini tidak akan dirombak. Jadi pada dasarnya kita memaksimalkan pelestarian dari cagar budaya ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemugaran ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah.

"Ke depan tentu kita harus memiliki rasa untuk bisa bersama-sama bertanggung jawab menjaga dari semua cagar budaya yang kita miliki. Bukan hanya di Grahadi, tapi semua cagar budaya yang ada," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Jatim, Nyoman Gunadi, menyebut bahwa perencanaan proyek telah dimulai sejak 2025.

“Perencanaan pemugaran telah dimulai pada 2025 kemarin dan pelaksanaan pada tahun ini. Masa pelaksanaan 210 hari kalender, yaitu terhitung mulai 30 Maret sampai 25 Oktober 2026,” jelas Nyoman.

Ia menyebutkan, proyek pemugaran ini menggunakan anggaran APBD Provinsi Jawa Timur. "Sumber anggaran pemugaran berasal dari APBD Provinsi Jatim dengan nilai kontrak Rp12.763.527.600," jelasnya. 

Dalam proses pemugaran, pihaknya melibatkan tenaga ahli dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur, ahli struktur, MEP, serta K3 untuk memastikan kualitas pekerjaan.

Nyoman menjelaskan, tahapan awal pekerjaan difokuskan pada perbaikan atap, termasuk penambahan ring balk untuk memperkuat struktur dinding.

“Kita menjaga struktur dinding dengan persetujuan dari teman-teman tim cagar budaya akhirnya kita ganti rangka atap menggunakan baja karena jauh lebih ringan daripada kayu, tapi dari segi tampak tetap seperti aslinya, dan atas rekomendasi cagar budaya,” ujarnya.

Selain itu, lantai bangunan akan menggunakan marmer yang disesuaikan dengan kondisi sebelumnya, sementara material kayu juga telah disiapkan sejak tahap perencanaan.

“Waktu perencanaan sudah kita kawal untuk persediaan material. Mudah-mudahan sesuai dengan rencana tanggal 25 Oktober bisa selesai kita kerjakan," pungkasnya. (Ci) 

Pemprov Jatim Mulai Pemugaran Sayap Barat Gedung Grahadi, Target Selesai Oktober Pemprov Jatim Mulai Pemugaran Sayap Barat Gedung Grahadi, Target Selesai Oktober Reviewed by KabarGress.com on April 01, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.