Kurang Mendapat Dukungan Pemerintah, Pedagang IPPM Mengadu ke DPRD Sidoarjo Keluhkan Program Pasar Malam yang Macet
Sidoarjo, KABARGRESS.com – Para pedagang yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Masyarakat (IPPM) mengadu ke DPRD Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya, salah satu program kerja mereka, yakni kegiatan pasar malam yang diselenggarakan di tiap desa sempat mendapat penolakan serta kekurangan fasilitas dan dukungan dari pemerintah.
Abidin, selaku ketua Paguyuban IPPM mengatakan, para pedagang mengeluhkan terkait fasilitas dan sarana-prasarana yang kurang memadai dalam organisasi mereka, seperti payung, tenda, dan berbagai peralatan lainnya.
"Kami utarakan keluhan kami ke DPRD Sidoarjo ini, agar mana dapat membantu kami untuk kebutuhan sarana-prasarananya melalui dinas-dinas," ucap Abidin seusai hearing bersama Komisi B DPRD Sidoarjo, Senin (26/01/26).
Selain itu, Abidin mengungkapkan, program pasar malam ini sempat mendapat penolakan dari salah satu desa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kades Plumbungan. Masyarakat di desa tersebut menolak untuk diadakannya pasar malam.
"Kadesnya menolak, katanya warganya tidak ingin ada kegiatan kami disana. Yasudah tidak apa-apa, kami menerima dengan legowo saja," haturnya.
Dia juga menerangkan, IPPM awalnya bergerak secara mandiri, mengadakan pasar di tiap-tiap desa, terdiri dari para pedagang lepas. Namun saat ini statusnya menjadi resmi setelah dilakukan legalisasi, serta sebutan para pedagang dirubah menjadi masyarakat.
"Setelah mendapat legalitas, selama itu kami belum menerima pemberdayaan dari pemerintah. Alhamdulillah di siang ini kami diterima mengutarakan semua aspirasi dan keluhan kami ke Komisi B DPRD Sidoarjo," tuturnya.
Tujuan dari IPPM, lanjut Abidin, adalah agar legalitas tersebut tidak sia-sia. Mereka ingin agar program kerja mereka didukung oleh pemerintah. "Komisi B telah memberikan solusi kepada kami, dengan siap membantu melalui dinas-dinas terkait," terang Abidin.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho yang memimpin rapat hari ini juga mengatakan, Pemkab siap membantu memfasilitasi semua kebutuhan dari IPPM melalui dinas-dinasnya.
"Harapan kami, agar perekonomian di Sidoarjo ini akan dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami akan fasilitasi mereka (IPPM) dan sudah memanggil beberapa dinas terkait dalam hearing kali ini untuk dilakukan pembahasan," ucap Kusumo, sapaannya.
Politisi fraksi PDI-P ini juga menjelaskan, yang menjadi evaluasi adalah agar dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kabupaten Sidoarjo ini membantu memberikan pelatihan kepada IPPM menjalankan program yang tengah mereka jalankan.
"Kami sangat apresiasi kepada pada dinas serta instansi lainnya ya, seperti camat Sukodono dan dari kelurahan juga. Mereka semua memberi masukan yang positif untuk IPPM ini. Luar biasa," terang Kusumo.
Kesimpulan nya, lanjut dia, Komisi B DPRD Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan anggaran pendapatan bagi masyarakat, dan menjadi tujuan bersama untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. (ZAK)
Reviewed by KabarGress.com
on
Januari 25, 2026
Rating:



Tidak ada komentar: