SIDOARJO , KABARGRESS.COM — Suasana politik PKB Sidoarjo memasuki babak baru. Di Sun City Hotel, Sidoarjo, Minggu (4/10/2026) sore, jajaran pengurus PAC PKB Sidoarjo Masa Bhakti 2026-2031 dikukuhkan dengan membawa semangat The Grand Jump, lompatan besar menuju kerja politik yang lebih dekat dengan rakyat.
Ketua DPC PKB Sidoarjo Reza Ali Faizin menempatkan pengukuhan tersebut sebagai momentum menyatukan langkah seluruh jajaran. Menurut dia, kepengurusan baru memiliki pekerjaan panjang untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan PKB tetap hadir di tengah kehidupan masyarakat.
"Hari ini kita tidak hanya dilantik. Kita diikat dalam satu janji cinta. Janji untuk melompat lebih tinggi, bukan untuk meninggalkan rakyat, tetapi untuk lebih dekat merangkulnya," kata Reza dalam sambutannya.
Bagi Reza, kedekatan dengan rakyat menjadi titik penting dalam perjalanan PKB Sidoarjo lima tahun ke depan. Karena itu, kekuatan partai harus dibangun dari berbagai lapisan masyarakat, mulai wilayah pedesaan hingga kawasan perkotaan.
Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam gagasan "Ijo Royo-Royo". Reza ingin istilah itu tidak berhenti sebagai slogan politik, tetapi menjadi gambaran tentang Sidoarjo yang semakin tumbuh, sejahtera, dan memiliki kehidupan masyarakat yang kuat.
"Mulai dari pedesaan hingga perkotaan, kita buat Sidoarjo benar-benar Ijo Royo-Royo," ujarnya.
Namun, The Grand Jump juga membawa pesan politik yang lebih luas. Reza membutuhkan struktur partai yang mampu bergerak hingga tingkat bawah, sebab kekuatan politik tidak hanya ditentukan oleh panggung besar, tetapi juga oleh seberapa kuat kader membangun hubungan dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Karena itu, konsolidasi organisasi menjadi pekerjaan penting setelah pengukuhan. Pengurus DPC bersama jajaran struktur di bawahnya dituntut memiliki visi yang sama, membangun komunikasi secara berkelanjutan, serta mampu menerjemahkan agenda partai menjadi kerja nyata.
Reza menyadari, perjalanan politik lima tahun ke depan tidak akan berlangsung tanpa tantangan. Peta politik dapat berubah, preferensi pemilih bergerak, sementara masyarakat semakin kritis terhadap partai politik. Kondisi tersebut menuntut PKB Sidoarjo tampil dengan kerja yang terukur dan kehadiran yang dirasakan warga.
"Bangkit adalah niat kita, solid adalah cinta kita, menang adalah hadiah untuk rakyat," kata Reza.
Pernyataan tersebut memperlihatkan arah yang hendak dibangun Reza bersama kepengurusan baru. Kemenangan elektoral tetap menjadi bagian dari target politik, tetapi kemenangan itu harus bertumpu pada soliditas internal dan kerja yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Reza juga mengajak seluruh pengurus menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan. Dinamika internal, menurut dia, semestinya menjadi ruang untuk memperkuat gagasan dan menemukan langkah terbaik bagi organisasi.
Dalam konteks itu, pengukuhan pengurus PAC PKB Sidoarjo Masa Bhakti 2026-2031 tidak berhenti pada pergantian atau penetapan struktur organisasi. Momentum tersebut menjadi titik awal konsolidasi untuk menyiapkan mesin politik yang lebih rapi, solid, dan responsif terhadap perubahan aspirasi masyarakat.
Dengan semangat The Grand Jump, Reza bersama jajaran pengurus DPC PKB Sidoarjo menyatakan kesiapan untuk mengabdi dan merawat kebersamaan. Lompatan yang dimaksud bukan hanya bergerak lebih jauh, tetapi membangun pijakan politik yang lebih kuat dari rakyat, bersama rakyat, dan kembali untuk kepentingan rakyat.(Ery)
Reviewed by KabarGress.com
on
Oktober 05, 2026
Rating:


Tidak ada komentar: