PASURUAN, KABARGRESS.COM – Final Piala Kemerdekaan dalam turnamen mini soccer yang digelar Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) Indonesia bukan sekadar pertandingan untuk mencari kemenangan atau menentukan siapa yang terbaik.Di tengah suasana pertandingan yang berlangsung di Lapangan BJS, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat (21/8/2026), kehangatan, keakraban, dan persahabatan justru menjadi warna utama dalam kegiatan tersebut.
Ketua SMSI Kota Surabaya, Iskandar Pribowo, mengatakan suasana tersebut terlihat saat dirinya menyaksikan langsung keseruan final turnamen mini soccer yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Judes Indonesia.
Menurutnya, pertandingan berlangsung semakin menarik setelah peluit dibunyikan. Permainan yang awalnya berjalan cukup landai perlahan berubah menjadi pertandingan yang penuh semangat.
"Sejak peluit ditiup, permainan yang semula landai, lambat laun menjadi seru, si kulit bundar 'menari' di hamparan lapangan hijau, semakin lama, semakin cepat laju bola yang dioper oleh para pemain," katanya.
Turnamen tersebut melibatkan sembilan tim, yakni Judes FC, PWI Surabaya, PWI Mojokerto, Media Center Mojokerto, PWI Sidoarjo, Federal International Finance (FIF), Bank Syariah Indonesia (BSI) Surabaya, Bank Jatim, serta Sekretariat Dewan Surabaya FC (Sekwan).
Dalam jalannya pertandingan, benturan antarpemain sesekali tidak dapat dihindarkan. Adu kaki hingga aksi dorong juga sempat terjadi. Teriakan para pemain pun terdengar ketika rekan mereka tidak sengaja bertabrakan di tengah pertandingan.
Namun, suasana tersebut tidak berlangsung lama. Setelah pertandingan, ketegangan di lapangan kembali mencair dan para pemain berjabat tangan.
Bagi Iskandar, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertandingan tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpeserta.
Ia pun memberikan apresiasi kepada Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) Indonesia yang telah menggelar pertandingan persahabatan dengan mempertemukan sembilan tim dari sejumlah organisasi dan lembaga.
"Memang tidaklah mudah menyatukan sembilan tim yang terdiri dari sejumlah organisasi dan lembaga. Kerja keras panitia menuai hasil, arena memperkuat sinergi antar organisasi dan lembaga lewat si kulit bundar bukanlah hal yang mudah," ungkapnya.
Menurut Iskandar, pertandingan persahabatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangun silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dan organisasi pers.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang sehingga hubungan persahabatan dan sinergi yang telah terbangun dapat terus terjaga.
"Semoga pertandingan persahabatan untuk menjalin silaturahmi serta memperkuat sinergi antar organisasi dan lembaga lewat si kulit bundar dapat berlangsung terus di kemudian hari," tandasnya. (ZAK)
Reviewed by KabarGress.com
on
Agustus 25, 2026
Rating:
Tidak ada komentar: