KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

Dari Pusat Operasi Menjadi Pusat Pembelajaran, PLN Nusantara Power Dorong Jawa 7 Jadi Kawah Candradimuka Talenta Pembangkitan Nasional


Banten, KABARGRESS.COM – PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat perannya dalam membangun sumber daya manusia unggul di sektor ketenagalistrikan melalui pengembangan pusat pembelajaran berbasis teknologi pembangkitan modern. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian (_Go Live_) Learning Center Boiler Ultra Super Critical (USC) PLTU Jawa 7 sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB), PT PLN (Persero) Pusdiklat, dan PT Sinergi Solusi Utama (SSU) di PLTU Jawa 7, Banten, Rabu (10/6).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kompetensi sektor pembangkitan nasional. Melalui kolaborasi tersebut, Simulator Boiler USC Jawa 7 resmi beroperasi sebagai Learning Center Simulator 1.000 MW PLN yang akan dimanfaatkan untuk pembelajaran, transfer knowledge, dan peningkatan kompetensi operator pembangkit berteknologi tinggi.

PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB) merupakan perusahaan afiliasi PLN Nusantara Power melalui PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR), anak usaha PLN NP yang memiliki 30 persen saham pada proyek PLTU Jawa 7. Kehadiran Learning Center ini sekaligus memperkuat kontribusi PLN NP Group dalam membangun ekosistem pengembangan kompetensi ketenagalistrikan berstandar global.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh President Director PT SGPJB An Liang bersama General Manager PT PLN (Persero) Pusdiklat Y. Endah Cahyaningrum dan Direktur Utama PT Sinergi Solusi Utama Ardian Cholid. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Direktur Legal dan Human Capital Management PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto serta Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Nusantara Power, TB Ari Wibawa Mukti.

Kerja sama yang terjalin mencakup pemanfaatan Simulator Boiler USC Jawa 7 sebagai sarana pembelajaran berbasis kompetensi. Dalam skema ini, SGPJB berperan sebagai penyedia fasilitas simulator, tenaga ahli, dan pengalaman operasional pembangkit USC, sementara PLN Pusdiklat bertanggung jawab dalam pengelolaan program pembelajaran serta pengembangan kurikulum. Di sisi lain, PT Sinergi Solusi Utama berperan dalam pengelolaan bisnis dan pelaksanaan program pembelajaran.


Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Nusantara Power, TB Ari Wibawa Mukti, mengatakan bahwa pengembangan kompetensi menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keandalan sektor ketenagalistrikan sekaligus mendukung transformasi energi nasional.

"Learning Center Boiler USC Jawa 7 merupakan wujud nyata komitmen PLN Nusantara Power dalam memperkuat kompetensi insan pembangkitan melalui pembelajaran berbasis teknologi dan pengalaman operasional terbaik. Kehadiran fasilitas ini akan mempercepat _transfer knowledge_, memperkuat kesiapan talenta PLN Group, serta mendukung lahirnya sumber daya manusia berkelas dunia yang mampu menjawab tantangan transformasi energi dan target Net Zero Emission," ujar Ari.

Menurutnya, keberadaan simulator ini tidak hanya mendukung peningkatan kompetensi internal PLN Group, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk membangun standar pembelajaran pembangkitan yang dapat menjadi rujukan di tingkat nasional bahkan internasional.

Learning Center Boiler USC Jawa 7 memiliki sejumlah keunggulan, antara lain tata kelola simulator yang unggul dan berkelanjutan, skema pembelajaran berbasis kompetensi yang mengintegrasikan teori, simulasi, studi kasus dan praktik lapangan, serta didukung silabus dan modul pembelajaran yang disusun secara kolaboratif oleh Pusdiklat PLN dan tim ahli Jawa 7.

President Director PT SGPJB, An Liang, menyampaikan bahwa peresmian Learning Center ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah dibangun bersama PLN dalam pengembangan sumber daya manusia sektor ketenagalistrikan.


"Tahun lalu kita telah menandatangani kerja sama terkait pengembangan simulator, dan hari ini kerja sama tersebut memasuki tahap pelaksanaan resmi sebagai langkah baru dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang ketenagalistrikan. Kami percaya bahwa sumber daya manusia adalah kunci utama kemajuan industri listrik. Karena itu kami terus meningkatkan kualitas operasional sekaligus fokus mengembangkan pelatihan tenaga profesional melalui pusat pelatihan simulator ini," kata An Liang.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan SGPJB hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan PLN sebagai mitra strategis.

"Keberhasilan perusahaan kami hingga saat ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan PLN. Ke depan kami berharap hubungan kerja sama dengan PLN dapat semakin luas dan erat. Kami ingin bersama-sama mencetak tenaga listrik berkualitas dan mendukung kemajuan sektor ketenagalistrikan di Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Legal dan Human Capital Management PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, mengapresiasi inisiatif SGPJB yang menghadirkan fasilitas simulator USC dan membuka peluang kolaborasi bagi seluruh PLN Group.

"Inisiatif kerja sama seperti ini sepanjang pengetahuan saya baru pertama kali terjadi. Sebagai _Independent Power Producer_, SGPJB tidak memiliki kewajiban untuk membangun fasilitas simulator Ultra Super Critical ini. Namun manajemen Shenhua secara sukarela membangun fasilitas tersebut dan mengajak PLN berkolaborasi untuk memanfaatkannya dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam pengelolaan pembangkit batu bara Ultra Super Critical," ujar Yusuf.


Menurutnya, fasilitas simulator tersebut akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi pengembangan kompetensi insan PLN maupun sektor ketenagalistrikan nasional secara umum.

"Atas nama PLN Group, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen Shenhua yang telah menghadirkan fasilitas simulasi yang dapat dimanfaatkan bersama oleh PLN Group. Saya meyakini fasilitas ini akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan sumber daya manusia PLN dan sektor ketenagalistrikan Indonesia secara lebih luas," lanjutnya.

PLN NP Group sendiri telah memanfaatkan fasilitas Simulator Boiler USC Jawa 7 untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja pembangkitan. Salah satunya adalah membekali personel yang akan ditugaskan dalam proyek operasi dan pemeliharaan pembangkit di Bangladesh. Saat ini peserta dari PLN Nusantara Power, PLN Indonesia Power, dan entitas PLN lainnya juga telah mengikuti pembelajaran di fasilitas tersebut.

PLTU Jawa 7 yang dikelola oleh SGPJB merupakan salah satu pembangkit paling modern di Indonesia dengan kapasitas 2 x 1.050 MW. Pembangkit ini menggunakan teknologi Ultra Super Critical (USC) yang mampu meningkatkan efisiensi pembakaran batu bara sekaligus menurunkan emisi dibandingkan teknologi konvensional. Selain itu, PLTU Jawa 7 juga dilengkapi teknologi Sea Water Flue Gas Desulfurization (SWFGD) yang memanfaatkan air laut untuk menangkap sulfur dioksida sebelum dilepaskan ke atmosfer sehingga lebih ramah lingkungan.

Keberadaan Learning Center Boiler USC di Jawa 7 diharapkan dapat memperkuat _transfer knowledge_, memperluas kolaborasi pembelajaran, serta menjadikannya sebagai pusat pengembangan kompetensi pembangkitan yang menjadi role model bagi PLN Group dan industri ketenagalistrikan nasional dalam menghadapi era transformasi energi menuju Net Zero Emission. (Ro)


Teks foto:

- President Director PT SGPJB, An Liang dan General Manager PT PLN (Persero) Pusdiklat, Y Endah Cahyaningrum menunjukkan naskah kerja sama yang baru saja ditandatangani sambil berfoto bersama Direktur Legal dan Human Capital Management PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto (kelima dari kiri), Direktur Utama PT Sinergi Solusi Utama Ardian Cholid (keempat dari kanan), Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN NP TB Ari Wibawa Mukti (kedua dari kiri), Direktur Manajemen Human Capital & Administrasi PLN IP Ridho Hutomo (kedua dari kanan), dan Direktur Utama PLN NR Harjono (paling kiri).

- Penekanan tombol secara simbolis menandai _go live_ Learning Center Boiler USC PLTU Jawa 7 sebagai l _earning center_ simulator 1.000 MW PLN.

- President Director PT SGPJB An Liang memasangkan helm kepada peserta pembelajaran dan penguatan kompetensi ketenagalistrikan di learning center boiler USC PLTU Jawa 7 disaksikan oleh Direktur Legal dan Human Capital Management PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto serta Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN NP TB Ari Wibawa Mukti. Simbolisasi ini dilakukan dalam rangkaian go live fasilitas pembelajaran yang diinisiasi oleh PT SGPJB bekerja sama dengan PLN.

- Suasana belajar di class room Learning Center Boiler Ultra Super Critical (USC) PLTU Jawa 7. Didukung silabus dan modul yang dikembangkan secara kolaboratif oleh Pusdiklat PLN dan tim ahli Jawa 7, fasilitas ini memungkinkan peserta mempelajari berbagai skenario operasi pembangkit, meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan, hingga mengasah kesiapan menghadapi kondisi darurat tanpa mengganggu operasi pembangkit sesungguhnya.

Dari Pusat Operasi Menjadi Pusat Pembelajaran, PLN Nusantara Power Dorong Jawa 7 Jadi Kawah Candradimuka Talenta Pembangkitan Nasional Dari Pusat Operasi Menjadi Pusat Pembelajaran, PLN Nusantara Power Dorong Jawa 7 Jadi Kawah Candradimuka Talenta Pembangkitan Nasional Reviewed by KabarGress.com on Juni 11, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.