PLN Nusantara Power Perkuat Listrik Ibu Kota Maluku Utara, PLTU Sofifi Unit #2 Berhasil First Synchrone
Jakarta, kabargress.com – PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali mencatatkan kemajuan penting dalam penguatan sistem kelistrikan di wilayah timur Indonesia. Melalui anak usahanya, PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), PLN NP berhasil mencapai tahapan _First Synchrone_ pada proyek PLTU Sofifi 2x3 MW Unit #2 yang berlokasi di Sofifi, Pulau Halmahera, Maluku Utara, pada awal Februari 2026.
_First Synchrone_ merupakan proses penting yang menandai keberhasilan sinkronisasi awal pembangkit dengan jaringan listrik milik PT PLN (Persero). Pencapaian ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan operasional pembangkit untuk memperkuat pasokan listrik di Kota Sofifi yang merupakan ibu kota Provinsi Maluku Utara serta wilayah sekitarnya.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya PLN Nusantara Power dalam mendukung pemerataan akses listrik sekaligus memperkuat sistem kelistrikan nasional.
“Keberhasilan _First Synchrone_ PLTU Sofifi Unit #2 menjadi bukti komitmen PLN Nusantara Power dalam menghadirkan pembangkit yang andal guna mendukung keandalan listrik di wilayah timur Indonesia. Kami berharap pembangkit ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di Maluku Utara,” ujar Ruly.
Proses menuju _First Synchrone_ Unit #2 telah melalui serangkaian tahapan pengujian peralatan secara menyeluruh serta memenuhi seluruh persyaratan teknis yang ditetapkan, termasuk penerbitan Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif). Selama proses pengerjaan, berbagai tantangan di lapangan berhasil diatasi melalui koordinasi yang solid dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim proyek yang berkomitmen menyelesaikan pembangunan pembangkit secara optimal.
“PLN Nusantara Power Construction berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Maluku Utara, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat,” ujar Djarot.
Keberhasilan _First Synchrone_ Unit #2 ini melengkapi pencapaian sebelumnya pada PLTU Sofifi Unit #1 yang telah diserahterimakan kepada PLN Unit Induk Wilayah Maluku & Maluku Utara pada 14 November 2025. Berita Acara Taking Over Certificate (TOC) Unit #1 juga telah ditandatangani antara PLN UIP Maluku Papua dan PLN NPC pada 7 Januari 2026.
Dalam proyek pembangunan PLTU Sofifi 2x3 MW ini, PLN NPC melaksanakan berbagai lingkup pekerjaan mulai dari _erection civil work, mechanical, piping, instrument_, hingga _electrical work_ hingga tahap _testing_ dan _commissioning_. Proyek ini selanjutnya akan melanjutkan tahapan pengujian Reliability Run selama 14 hari, dilanjutkan dengan _Performance Test_, sebelum akhirnya mencapai _Commercial Operation Date_ (COD).
PLTU Sofifi berperan penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Halmahera. Pembangkit ini menyuplai kebutuhan listrik bagi Kota Sofifi dan wilayah sekitarnya, sekaligus membantu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel yang sebelumnya menjadi sumber utama pasokan listrik di wilayah tersebut.
Dengan hadirnya PLTU Sofifi, kondisi kelistrikan di Kota Sofifi yang sebelumnya kerap mengalami defisit kini diharapkan menjadi lebih stabil bahkan surplus, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal dan berkelanjutan. (Ro)
Teks foto: Tim proyek PLN Nusantara Power Construction berfoto bersama saat First Synchrone PLTU Sofifi 2x3 MW Unit #2 yang menandai keberhasilan integrasi pembangkit dengan jaringan listrik PLN di Sofifi, Maluku Utara, pada Februari 2026.
Reviewed by KabarGress.com
on
Maret 14, 2026
Rating:

Tidak ada komentar: