Optimalkan Layanan Kesehatan, Mahasiswa KKN UNS Gelar Sosialisasi Alur Faskes dan BPJS di Desa Banggle
BLITAR, kabargress.com - Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan pendekatan sesuai keilmuan dalam kurun waktu tertentu. Program ini adalah salah satu bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang termasuk pengabdian masyarakat. Kali ini, kelompok mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sedang bertugas di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Blitar, membentuk program untuk meningkatkan literasi kesehatan warga Desa Banggle.
Melihat pentingnya akses informasi kesehatan yang cepat dan tepat, mahasiswa KKN UNS menggelar sosialisasi khusus mengenai Alur Pelayanan Fasilitas Kesehatan dan Pemanfaatan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Kelas Ibu Hamil yang rutin diadakan di Desa Banggle.
Acara yang berlokasi di Kantor Desa Banggle ini dibagi menjadi dua bagian utama agar warga lebih mudah menyerap informasi. Pada sesi awal, mahasiswa menjelaskan tentang penggolongan fasilitas kesehatan mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL). Sehingga peserta dapat membedakan kapan harus ke Puskesmas kapan harus ke rumah sakit dengan rujukan. Selain itu, pemateri juga memberikan edukasi krusial mengenai kapan seseorang harus segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal ini sangat penting bagi peserta Kelas Ibu Hamil agar mereka bisa mengenali tanda-tanda bahaya sedini mungkin.
Memasuki sesi kedua, fokus pembahasan beralih ke aspek administratif dan manfaat BPJS Kesehatan. Mahasiswa menjelaskan mengenai hak dan kewajiban peserta, agar warga memahami apa saja layanan yang bisa mereka dapatkan serta tanggung jawab yang harus dipenuhi sebagai pemegang kartu. Salah satu poin penting yang dijelaskan adalah penggolongan kepesertaan, yaitu perbedaan antara peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung pemerintah dan peserta Mandiri yang membayar iuran secara sukarela. Penjelasan ini bertujuan agar warga lebih melek terhadap status kepesertaan mereka. Khusus bagi para peserta Kelas Ibu Hamil, mahasiswa juga memberikan edukasi mendalam mengenai pengurusan BPJS untuk persiapan kelahiran.
Sosialisasi ini berjalan dua arah, dilihat dari setiap akhir sesi diisi dengan simulasi kasus nyata. Peserta ditantang menyelesaikan skenario seperti harus kemana jika terjadi serangan jantung mendadak hingga alur pengurusan BPJS pasca-persalinan. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, terutama saat mahasiswa memberikan apresiasi berupa hadiah bagi peserta yang menjawab dengan tepat.
Kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pemerintah desa dan pihak Polindes. Mengingat banyaknya pertanyaan teknis yang spesifik, mahasiswa juga dibantu oleh Bidan Desa dalam sesi tanya jawab. Kehadiran Bidan Desa yang sangat memahami kondisi lapangan membuat diskusi menjadi lebih hidup dan solutif. Pertanyaan-pertanyaan warga mengenai kendala layanan kesehatan langsung mendapatkan jawaban yang diharapkan.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN UNS berharap masyarakat Desa Banggle semakin cerdas dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, sehingga tidak ada lagi hambatan bagi warga untuk mendapatkan layanan kesehatan yang tepat dan berkualitas. (Tim)
Reviewed by KabarGress.com
on
Februari 17, 2026
Rating:

Tidak ada komentar: