Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-25 di Surabaya, Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau Selama Ramadan
Surabaya, kabargress.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau pelaksanaan pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok di Masjid At Taqwa, Jemur Wonosari, Surabaya, Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjaga keterjangkauan harga bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Pasar murah tersebut disambut antusias warga yang memadati lokasi sejak siang hari.
Gubernur Khofifah mengatakan, pasar murah yang digelar di Surabaya ini merupakan yang ke-25 kalinya dilaksanakan oleh Pemprov Jawa Timur. Program ini berjalan beriringan dengan kegiatan serupa yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota.
“Ini pasar murah yang ke-25 yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur. Kita pada dasarnya berseiring dengan apa yang dilakukan kabupaten/kota, jadi sifatnya ini melengkapi,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, lokasi pasar murah dipilih dengan mempertimbangkan jarak dari pasar tradisional agar tidak mengganggu pedagang. Menurutnya, kegiatan ini lebih difokuskan untuk menjangkau warga di kawasan perkampungan.
“Saya selalu berpesan supaya tempatnya jauh dari pasar tradisional dan mendekatkan penjangkauan di perkampungan-perkampungan,” katanya.
Khofifah berharap harga yang lebih rendah dibanding pasar tradisional dapat membantu penguatan pemenuhan logistik keluarga selama Ramadan.
“Dengan harga yang jauh di bawah harga pasar tradisional, ini bisa memberikan penguatan pemenuhan logistik bagi keluarga-keluarga di saat Ramadan seperti ini. Atau nanti menjelang Lebaran juga peningkatan pemenuhan kebutuhan juga akan makin tinggi,” tuturnya.
Salah satu warga Jemursari, Yayun, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut sejumlah bahan pokok yang dibelinya antara lain beras, gula, minyak goreng, serta bawang merah dan bawang putih.
“Harganya jauh lebih murah. Selisihnya bisa sepuluh ribu. Cabai kecil satu ons juga lebih murah. Kalau ayam di pasar biasanya sekarang empat puluh ribu, di sini tiga puluh ribu,” ujarnya.
Yayun berharap program pasar murah dapat kembali digelar pada bulan berikutnya untuk membantu masyarakat kecil mempersiapkan kebutuhan Lebaran.
“Ya senang, lebih murah jadi berani antre. Harapannya kalau ada lagi bulan depan, bisa meringankan kaum kecil untuk persiapan Lebaran,” katanya.
Dalam pasar murah tersebut, berbagai komoditas strategis dijual di bawah harga pasar, antara lain beras premium Rp14.000 per kg, beras medium Rp11.000 per kg, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kg, gula pasir Rp14.000 per kg, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan. (Ci)
Reviewed by KabarGress.com
on
Februari 24, 2026
Rating:

Tidak ada komentar: