Surabaya, KABARGRESS.com – Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Surabaya yang dilakukan oleh Paguyuban Jagal dan Pedagang Daging dari Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian langsung direspon cepat oleh Mohammad Faridz Afif, selaku Ketua Komisi B DPRD Surabaya.
Dia menyampaikan, kebijakan perpindahan RPH dari Pegirian ke Tambak Osowilangun (TOW) sudah ditetapkan sejak lama. "Seharusnya teman-teman mitra jagal dulu ketika masih waktu pembangunan harusnya menolak, bukan ketika sudah jadi seperti ini terus ditolak," ucapnya saat dihubungi wartawan via telepon.
Afif juga menjelaskan bahwa Komisi B sudah memfasilitasi dan memediasi persoalan tersebut hingga beberapa kali. Bentuk penolakan yang disampaikan tiap-tiap rapat pun ditampung dan dicarikan solusi yang tidak memberatkan pihak manapun yang terlibat.
Dia menyebutkan, dari rapat yang kedua, pihak dari Mitra Jagal memberikan keluhannya terkait perpindahan RPH mengakibatkan pengiriman daging yang dirasa akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan ditakutkan tidak tepat waktu ke pasar Jaring Pegirian.
"Itu kita bantu carikan solusi dengan cara menyediakan transport oleh Pemkot Surabaya. Rencananya pengiriman akan dilakukan dari Tambak Osowilangun ke Pasar Jaring Pegirian. Itu pun sudah di acc sama Pemkot," ujar Afif.
Lalu saat rapat yang ketiga, lanjutnya, Komisi B menawarkan bantuan tersebut. Dari penyampaiannya waktu itu dari Pemkot menerima, namun dari pihak Mitra Jagal menolak serta menyatakan dengan kukuh bahwa mereka tidak akan pindah dari Pegirian.
"Mereka berubah lagi, awalnya kalau dipindah minta dicarikan solusi, namun sekarang minta tetap disitu. Padahal yang di Osowilangun sudah dibangun. Ya mau gak mau mereka harus tetap pindah," sebutnya.
"Kedepannya kita perbaiki bersama. Apapun yang menjadi keluhannya, hingga saat ini pun, akan kami cover dan fasilitasi dengan baik," pungkas Afif. (ZAK)
Reviewed by KabarGress.com
on
Januari 11, 2026
Rating:

Tidak ada komentar: