Surabaya, kabargress.com – Bus Trans Jatim Koridor IV rute Gresik–Lamongan menjadi korban pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di Jalan Raya Deandles, kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika bus Trans Jatim dengan kode lambung JTM 404 melaju dari arah Gresik menuju Terminal Paciran, Kabupaten Lamongan.
Saat kejadian, bus mengangkut sebanyak 18 penumpang dan melaju dengan kecepatan normal sekitar 48 kilometer per jam. Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono, membenarkan adanya laporan pelemparan terhadap bus Trans Jatim di Koridor IV.
“Ya, kemarin sudah ada laporan. Bahkan pelemparan terjadi dua kali dan sepeda motornya sama,” kata Nyono saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2026).
Nyono menegaskan bahwa berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di dalam bus, kejadian tersebut tidak disebabkan oleh kelalaian pengemudi.
“Dari posisi kamera kita, Trans Jatim itu sudah terekam CCTV. Sebenarnya tidak ada masalah, dia tidak menyalip dan kecepatannya juga tidak tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaku diduga sudah memegang batu dari arah barat sebelum akhirnya melemparkan benda tersebut saat bus melintas di lokasi kejadian.
“Memang dari arah barat itu sudah pegang batu. Waktu Trans Jatim melintas, langsung dilempar,” katanya.
Dishub Jawa Timur memastikan identitas pelaku telah dikantongi berdasarkan rekaman CCTV, termasuk nomor seri kendaraan yang digunakan.
“Identitasnya sudah ada, kendaraan nomor serinya juga sudah ada, dan sudah dilaporkan ke aparat kepolisian,” ujar Nyono.
Terkait kemungkinan pelaku merupakan orang yang sama dengan insiden pelemparan pada November lalu, Nyono menyebut masih perlu pendalaman lebih lanjut.
“Sepertinya bukan, tapi serinya lain. Nanti kita perdalam lebih lanjut,” pungkasnya. (Ci)
Reviewed by KabarGress.com
on
Januari 15, 2026
Rating:

Tidak ada komentar: