KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

THE BIG FOUR KOALISI PARPOL, BERSANDING BAHAS PETA POLITIK SIDOARJO



SIDOARJO, KABARGRESS.COM – Kontestasi Pemilu 2029 masih terbilang jauh. Namun, upaya membangun komunikasi dan memetakan kekuatan politik di Kabupaten Sidoarjo mulai menunjukkan geliat. Empat partai politik memilih duduk bersama dalam sebuah pertemuan yang diinisiasi DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo, Desa Jati Selatan, Kecamatan Sidoarjo Kota, itu mempertemukan jajaran elite Gerindra, PDIP, Partai Golkar, dan Partai Demokrat. Silaturahmi lintas partai tersebut memunculkan pertanyaan tentang arah komunikasi politik mereka di tengah dinamika pemerintahan daerah.

Rombongan Gerindra dipimpin Ketua DPC Hj. .Mimik Idayana, S.AP ,yang juga menjabat Wakil Bupati Sidoarjo. Hadir pula Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo Adam Rusdi. Kedatangan mereka disambut Ketua DPC PDIP Sidoarjo Hari Julainto, yang akrab disapa Hari Keceng, bersama jajaran pengurusnya.

Sejumlah elite politik dan legislator turut menghadiri pertemuan itu. Di antaranya Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H. Kayan, SH, dari Gerindra; H. Suyarno, SH, dari PDIP; serta H. Warih Andono dari Golkar. Hadir pula anggota DPRD Sidoarjo H. M. Nizar, SH, dari Golkar, serta Tarkit Erdianto ,SH,MH, dan Kasipah dari PDIP.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor DPC PDIP Sidoarjo itu digelar secara tertutup selama sekitar 45 menit. Seusai berdiskusi, para elite partai menggelar konferensi pers untuk menyampaikan pokok-pokok pertemuan dan tujuan membangun komunikasi lintas kekuatan politik di Sidoarjo.

Hj. Mimik Idayana lebih lanjut menjelaskan, silaturahmi tersebut berangkat dari inisiatif Gerindra untuk mempererat hubungan antarpengurus partai. Dia menegaskan, pertemuan itu masih berada dalam lingkup komunikasi biasa dan belum diarahkan pada pembentukan koalisi politik tertentu.

“Ini hanya pertemuan biasa. Ya sebatas silaturahmi saja dalam rangka membangun kebersamaan untuk kepentingan Sidoarjo lebih baik ke depannya,” ujar Mimik.

Dia juga menepis anggapan bahwa pertemuan tersebut berkaitan langsung dengan eskalasi politik nasional. Meski demikian, Mimik mengakui agenda silaturahmi lintas partai itu sejalan dengan instruksi pengurus pusat Gerindra agar hubungan dengan partai lain terus terjaga.

“Kita harus terus menjaga hubungan baik dengan partai lain. Arahnya untuk kepentingan masyarakat, dan itu sudah menjadi kebijakan partai, bahwa kita bekerja untuk rakyat,” tegasnya. Mimik menambahkan, Gerindra juga berencana menjalin silaturahmi dengan partai lain, termasuk PKB dan PAN.

Lantas, apakah pertemuan empat partai tersebut menjadi embrio the big coalition atau koalisi besar dalam peta politik Sidoarjo? Jika mengacu pada perolehan kursi DPRD Sidoarjo, Gerindra dan PDIP masing-masing memiliki sembilan kursi, Golkar lima kursi, sedangkan Demokrat dua kursi. Namun, Mimik dan Hari Keceng sama-sama menyatakan belum memikirkan pembentukan koalisi untuk Pemilu 2029.

Hari, menilai pembicaraan tentang koalisi untuk kepentingan Pemilu 2029 masih terlalu dini. Menurut anggota DPRD Jawa Timur itu, pertemuan lintas partai saat ini lebih diarahkan untuk menyamakan persepsi dalam menyikapi berbagai persoalan daerah dan mencari langkah perbaikan bagi Sidoarjo.

“Untuk kepentingan 2029 itu masih terlalu jauh. Jadi, ini lebih pada pertemuan untuk menyamakan persepsi, terutama dalam menyikapi permasalahan di Sidoarjo agar lebih baik lagi,” tegas Hari 

Dia kemudian menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari banjir, pengangguran, hingga persoalan pendidikan dan kesehatan. Berbagai persoalan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat itu, menurutnya, perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kita masing-masing mempunyai perwakilan di DPRD. Tentunya diharapkan bisa lebih berdaya membantu menyelesaikan permasalahan di Sidoarjo,” ucapnya. Dia berharap keberadaan legislator dari berbagai partai dapat dimaksimalkan untuk mendorong penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat.

Saat ditanya apakah berbagai pekerjaan rumah tersebut berkaitan dengan persoalan manajemen kepemimpinan daerah, Adam Rusdi menekankan pentingnya peran bersama untuk memperbaiki kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurut Ketua DPD Golkar Sidoarjo itu, setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan dalam menjalankan tugas.

“Nah, di sinilah tugas kita semua. Jika ada kekurangan, harus diperbaiki. Kami punya konsen soal itu, dan semua demi kepentingan rakyat Sidoarjo,” kata Adam.

Pertemuan empat partai tersebut setidaknya membuka ruang komunikasi politik antarelite di tengah berbagai tantangan pembangunan Sidoarjo. Kendati belum mengarah pada kesepakatan koalisi, intensitas silaturahmi lintas partai ini akan menarik dicermati, terutama dalam melihat bagaimana komunikasi politik itu berkembang dan berkontribusi pada penyelesaian persoalan daerah. (Ery)

THE BIG FOUR KOALISI PARPOL, BERSANDING BAHAS PETA POLITIK SIDOARJO THE BIG FOUR KOALISI PARPOL, BERSANDING BAHAS PETA POLITIK SIDOARJO Reviewed by KabarGress.com on Oktober 28, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.