SIDOARJO, KABARGRESS.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menyisir warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan sosial, termasuk alat bantu mobilitas berupa kursi roda serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn secara rutin turun langsung menemui warga penerima bantuan. Selasa siang (6/10/2026), bantuan kursi roda dan perbaikan RTLH diserahkan kepada warga Kecamatan Krian.
Bantuan tersebut diberikan kepada Nyamit Sunyoto, warga Desa Jeruk Gamping, dan Siti Aliyah, warga Desa Sidomojo. Keduanya menerima kursi roda untuk membantu aktivitas sehari-hari.
Selain menyerahkan kursi roda, Bupati Subandi juga mengupayakan bantuan renovasi rumah bagi Nyamit Sunyoto. Perbaikan rumah tersebut dilakukan melalui Baznas Sidoarjo dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Oktober ini.
“Atapnya nanti dibenahi. Sama nanti dikeramik. Insya Allah bulan ini dikerjakan,” ujar Subandi kepada Nyamit Sunyoto.
Subandi mengatakan, bantuan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung mobilitas sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, Pemkab Sidoarjo akan terus melakukan pendataan dan menyisir warga yang membutuhkan alat bantu kesehatan maupun perbaikan rumah di berbagai wilayah kecamatan.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendata warga yang memerlukan alat bantu kesehatan maupun perbaikan rumah di wilayah kecamatan lain,” katanya.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari penerima.
Nyamit Sunyoto mengaku bersyukur setelah menerima kursi roda baru. Alat bantu itu dinilai sangat membantu dirinya untuk beraktivitas, terutama ketika harus keluar rumah.
Selama ini, Nyamit mengaku harus dibopong ketika hendak keluar rumah. Kondisi tersebut juga membuat istrinya harus bekerja lebih keras untuk membantu aktivitas sehari-harinya.
Dengan adanya kursi roda, beban sang istri menjadi lebih ringan. Nyamit pun dapat bergerak lebih mudah tanpa harus selalu dibopong.
Rasa syukur juga disampaikan Siti Aliyah. Warga Desa Sidomojo itu mengaku sudah lima tahun mengalami keterbatasan aktivitas setelah terserang stroke.
Sejak terkena stroke, Siti tidak lagi dapat beraktivitas secara normal. Kemampuan berjalan juga hilang akibat sebagian saraf tubuhnya mengalami gangguan.
“Alhamdulillah dapat bantuan kursi roda,” ucap Siti saat menerima bantuan tersebut. Ery)
Reviewed by KabarGress.com
on
Oktober 07, 2026
Rating:


Tidak ada komentar: