SIDOARJO, KABARGRESS.COM – Memperingati HUT ke-18 Partai Gerindra, DPC Partai Gerindra Sidoarjo membumikan kepedulian lingkungan dengan menanam 200 bibit bunga bugenvil dan pucuk merah, sekaligus membersihkan alur anak sungai di kawasan Hutan Kota Delta Putri, Jalan Pahlawan, Sabtu pagi (17/10/2026). Gerakan ini menjadi bagian dari komitmen penghijauan berkelanjutan yang melibatkan kader dan organisasi sayap partai hingga tingkat kecamatan.
Aksi bertema Sinergi Pendidikan Politik itu mengusung semangat Gerakan Indonesia Asri: aman, sehat, resik, dan indah. Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memimpin langsung kegiatan bersama Ketua Dewan Penasihat Rahmat Muhajirin, pimpinan DPRD Kayan, Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzayyin, serta puluhan kader. Organisasi sayap Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR), turut mengambil bagian.
Penanaman aneka tanaman menjadi pesan utama Gerindra Sidoarjo dalam memperingati hari lahir partai. Bagi Mimik, peringatan HUT tidak cukup diisi kegiatan seremonial. Momentum ini perlu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya dengan menjaga ruang terbuka hijau dan kebersihan lingkungan perkotaan.
Sebanyak 200 bibit bugenvil dan pucuk merah ditanam untuk menambah vegetasi di kawasan Hutan Kota Delta Putri. Kedua jenis tanaman itu diharapkan mempercantik kawasan sekaligus memperkuat karakter ruang hijau yang nyaman dipandang dan dimanfaatkan masyarakat.
Bugenvil dengan warna bunganya yang beragam dapat memperindah lanskap kota. Sementara pucuk merah dapat memperkaya vegetasi dan membentuk batas hijau di sejumlah area. Jika dirawat secara konsisten, penanaman ini berpotensi memperbaiki kualitas ruang publik serta mendukung lingkungan perkotaan yang lebih sejuk dan asri.
Namun, penghijauan tidak berhenti pada penanaman pohon. Puluhan kader juga membersihkan alur anak sungai atau kali kecil di kawasan hutan kota. Kegiatan ini menegaskan bahwa keasrian lingkungan membutuhkan perhatian menyeluruh, mulai dari penambahan tanaman, pengelolaan sampah, hingga pemeliharaan saluran air.
Sampah yang menyumbat aliran sungai kecil berpotensi menghambat kelancaran air dan menurunkan kualitas lingkungan. Karena itu, aksi bersih sungai diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan saluran air secara bersama-sama.
Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan, kegiatan penghijauan dan kebersihan lingkungan akan dilanjutkan secara berkelanjutan. Sebagai Ketua DPC Gerindra sekaligus Wakil Bupati Sidoarjo yang dikenal dekat dengan masyarakat, Mimik ingin gerakan kader memberikan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh warga.
“Jumlahnya ada 200 pohon. Kami tidak berhenti hari ini saja. Ke depan, kegiatan ini akan berkelanjutan karena ada beberapa sayap partai yang akan terus kami gerakkan di 18 kecamatan,” ujar Mimik.
Menurut Mimik, gerakan kader nantinya tidak hanya berfokus pada penghijauan dan kebersihan kawasan publik. Para kader juga akan didorong melakukan kegiatan sosial sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing, termasuk membersihkan masjid, musala, hingga membantu merawat rumah warga lanjut usia.
Rencana itu memperluas makna pendidikan politik yang ingin dibangun Gerindra Sidoarjo. Pendidikan politik tidak hanya berlangsung lewat forum diskusi atau kegiatan kepartaian, tetapi juga melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan keterlibatan langsung kader dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat.
Mimik juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo dalam kegiatan di kawasan taman kota tersebut. Kolaborasi semacam ini dinilai penting agar gerakan penghijauan tidak berjalan sendiri, tetapi selaras dengan upaya pemerintah daerah menjaga kebersihan dan keindahan ruang publik.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo Ahmad Muzayyin menambahkan, keluarga besar Partai Gerindra di bawah pembinaan Ketua Umum Prabowo Subianto memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga lingkungan. Menurut dia, penghijauan harus menjadi gerakan bersama agar keasrian kota tetap terpelihara.
“Kami berharap tempat-tempat yang menjadi bagian dari penghijauan dan keasrian kota tetap kita jaga. Jangan sampai kawasan hijau dialihfungsikan untuk kepentingan apa pun yang menghilangkan manfaatnya bagi masyarakat,” tegas Muzayyin.
Komitmen menjaga ruang hijau juga perlu diikuti perawatan tanaman, penyiraman berkala, pengendalian sampah, serta pengawasan terhadap pemanfaatan kawasan. Bibit yang ditanam hari ini akan memberikan manfaat lebih besar apabila tumbuh sehat dan dipelihara bersama. Keberhasilan penghijauan, dengan demikian, tidak hanya dihitung dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari keberlangsungan hidup tanaman dan kualitas lingkungan yang dihasilkan.
Keterlibatan TIDAR dan berbagai unsur kader Gerindra menjadi modal untuk memperluas gerakan tersebut hingga ke tingkat kecamatan. Jika dilakukan secara konsisten, penanaman aneka tanaman, pembersihan sungai, dan kegiatan sosial dapat membangun budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat hubungan partai dengan masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-18, DPC Partai Gerindra Sidoarjo ingin menegaskan bahwa politik juga memiliki ruang pengabdian melalui pelestarian lingkungan. Dari 200 bibit yang ditanam di Hutan Kota Delta Putri hingga rencana gerakan di 18 kecamatan, Gerindra mendorong penghijauan menjadi kerja kolektif yang berkelanjutan demi Sidoarjo yang lebih hijau, bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang.(Ery)
Reviewed by KabarGress.com
on
Oktober 17, 2026
Rating:


Tidak ada komentar: