SURABAYA, KABARGRESS.com – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hotel Platinum Tunjungan, Surabaya, Minggu (20/9/2026). Ketua DPC PKB Kota Surabaya sekaligus Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mohammad Faridz Afif, menyebut pemilihan lokasi tersebut memiliki filosofi yang berkaitan dengan sejarah perjuangan kaum santri di Surabaya.
Menurut Faridz, Jalan Tunjungan dipilih karena kawasan tersebut memiliki keterkaitan dengan perjalanan perjuangan kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Ia menjelaskan, pada masa perjuangan, kaum santri yang tergabung dalam Laskar Hizbullah berkumpul di kantor NU Surabaya di kawasan Bubutan sebelum bergerak menuju Hotel Yamato, yang kini dikenal sebagai Hotel Majapahit. Menurut Faridz, perjalanan tersebut melewati Jalan Gemblongan hingga Jalan Tunjungan.
“Dulu melakukan pertumpahan darah dengan kelompok penjajah, sekarang berkumpul para santri ber-PKB untuk melawan ketidakadilan,” kata Faridz.
Ia mengatakan, jika dahulu kaum santri berkumpul melalui Laskar Hizbullah untuk mempertahankan kemerdekaan, kini kaum santri yang berada di PKB berkumpul melalui Partai Kebangkitan Bangsa dengan tujuan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
“Sekarang kaum santri kumpul dengan namanya Partai Kebangkitan Bangsa. Untuk apa hari ini? Untuk mensejahterakan warga Kota Surabaya,” ujarnya.
Faridz kemudian mengaitkan pemilihan Hotel Platinum Tunjungan dengan target politik PKB Surabaya. Ia menyebut momentum tersebut sebagai bagian dari upaya untuk “naik kelas”, termasuk dalam perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya pada Pemilu 2029.
“Artinya naik kelas ya santri. Bintang lima itu. Naik kelas. Dan merebut kursi delapan di Kota Surabaya,” katanya.
Faridz menyatakan optimistis PKB Surabaya dapat mencapai target delapan kursi DPRD Kota Surabaya pada 2029.
Untuk mencapai target tersebut, Faridz mengatakan pihaknya saat ini masih memprioritaskan pembenahan internal organisasi. Ia mengibaratkan konsolidasi tersebut seperti memperbaiki mesin agar dapat bergerak lebih optimal.
“Hari ini kita fokus di internal. Mesin politik kita rapikan mulai dari olinya kita benahi, ya kan? Kita kasih stempet semuanya, ya kan? Supaya lancar mesin ini berjalannya,” ujar Faridz.
Ia melanjutkan, pembenahan juga dilakukan terhadap sejumlah perangkat organisasi agar mesin partai dapat berjalan lebih baik.
“Kita lihat nanti hasilnya di tahun 2029,” katanya.
Muskercab tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda DPC PKB Kota Surabaya pada Minggu (20/9/2026). Secara garis besar, kegiatan juga diisi dengan pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Surabaya masa bakti 2026–2031 dan orientasi politik.
Melalui rangkaian agenda tersebut, PKB Surabaya melakukan konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan jajaran internal menghadapi agenda politik mendatang. Sementara dalam Muskercab, pembahasan dan penataan internal menjadi bagian yang ditekankan Faridz untuk mempersiapkan target PKB Surabaya pada 2029. (ZAK)
Reviewed by KabarGress.com
on
September 21, 2026
Rating:

Tidak ada komentar: