KabarGRESS.com | Jadikan yang Terdepan

test

ASN SIDOARJO KEMBALI BERGERAK DI ALUN-ALUN, SUBANDI: KEBUGARAN MODAL PELAYANAN PUBLIK

Setelah sempat terhenti selama renovasi Alun-alun Sidoarjo, senam bersama ASN kembali digelar. Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana ikut berbaur bersama jajaran aparatur


SIDOARJO, KABARGRESS.COM — Pagi di Alun-alun Sidoarjo, Jumat (11/9/2026), berlangsung lebih semarak. Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bergerak bersama mengikuti senam yang kembali digelar setelah sempat terhenti selama proses renovasi alun-alun.

Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana turut hadir. Bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan sejumlah pejabat pemerintah kabupaten, keduanya mengikuti rangkaian kegiatan yang tidak hanya diarahkan untuk menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat kebersamaan antar-ASN.

Dua instruktur senam memimpin gerakan dari depan. Begitu musik dimulai, para peserta mengikuti gerakan aerobik secara serentak. Suasana yang semula merupakan aktivitas olahraga rutin berubah menjadi ruang perjumpaan informal antaraparat pemerintah daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kegiatan semacam ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar olahraga bersama. Kebugaran tubuh dipandang sebagai salah satu modal penting bagi ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Senam bersama ini penting untuk menjaga kebugaran fisik dan mempererat kebersamaan seluruh ASN Sidoarjo. Dengan fisik yang sehat dan tim yang kompak, kita yakin dapat meningkatkan produktivitas kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Subandi.

Pesan itu menempatkan kesehatan aparatur sebagai bagian dari kesiapan birokrasi. ASN yang bekerja dalam pelayanan publik dituntut tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga daya tahan fisik dan semangat kerja yang terjaga.

Karena itu, Subandi mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mengikuti kegiatan olahraga bersama secara rutin. Pola hidup sehat juga diminta menjadi bagian dari keseharian aparatur.

Menurut Subandi, kesehatan bukan persoalan pribadi semata ketika dikaitkan dengan tugas pemerintahan. Kondisi fisik yang baik akan mendukung aparatur menjalankan pekerjaan secara optimal, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tubuh yang sehat menjadi modal dasar yang penting untuk mendorong produktivitas kerja serta inovasi untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.

Senam bersama di Alun-alun Sidoarjo sebenarnya bukan kegiatan baru. Agenda tersebut telah lama menjadi salah satu kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mempertemukan jajaran ASN dalam suasana yang lebih cair di luar rutinitas pekerjaan kantor.

Namun, kegiatan itu sempat dihentikan ketika Alun-alun Sidoarjo menjalani proses renovasi. Aktivitas olahraga bersama tidak dapat dilaksanakan di lokasi tersebut selama kawasan publik itu masih dalam tahap pengerjaan.

Kini, setelah alun-alun kembali dibuka, agenda senam bersama ASN kembali digerakkan. Kembalinya kegiatan tersebut sekaligus menghidupkan kembali ruang publik sebagai tempat berolahraga dan membangun interaksi sosial.

Kehadiran kepala daerah bersama jajaran pimpinan OPD memberi pesan bahwa agenda kebugaran tersebut bukan hanya kegiatan pelengkap. Ada dorongan untuk membangun budaya kerja yang menempatkan kesehatan dan kebersamaan sebagai bagian dari lingkungan birokrasi.

Para kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tampak mengikuti gerakan senam bersama. Tidak ada sekat jabatan ketika seluruh peserta mengikuti instruksi gerakan yang sama.

Dari sisi pemerintahan, kebersamaan semacam itu memiliki arti penting. Organisasi birokrasi terdiri atas banyak perangkat dengan tugas dan kewenangan berbeda. Koordinasi antarpersonal dan antarunit menjadi salah satu penopang agar pelayanan publik dapat berjalan secara efektif.

Senam bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun komunikasi di luar ruang kerja. Pertemuan informal memberi kesempatan kepada para aparatur untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai, tanpa meninggalkan tujuan utama kegiatan.

Pada saat yang sama, kegiatan tersebut juga mengingatkan bahwa produktivitas birokrasi tidak hanya dibangun melalui target dan program kerja. Kesehatan sumber daya manusia yang menjalankan seluruh program pemerintah juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Gerakan senam yang dilakukan bersama-sama bahkan memperlihatkan gambaran sederhana tentang pentingnya keselarasan. Setiap peserta mengikuti irama dan instruksi yang sama, meskipun datang dari perangkat daerah dan bidang pekerjaan yang berbeda.

Semangat itu kemudian dikaitkan dengan pekerjaan pemerintahan. Ketika aparatur mampu membangun kekompakan, koordinasi dalam menjalankan program pembangunan diharapkan menjadi lebih mudah.

Bagi Subandi, kesehatan ASN pada akhirnya bermuara pada kualitas pelayanan. Pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang mampu bekerja secara produktif, adaptif, dan konsisten dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, kembalinya senam bersama di Alun-alun Sidoarjo bukan hanya tentang aktivitas fisik. Di balik gerakan yang dilakukan serentak, terdapat upaya membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat kohesi aparatur pemerintahan.

Pagi itu, alun-alun kembali menjadi ruang bersama. Para ASN bergerak mengikuti irama, menjaga kebugaran, dan membangun kebersamaan. Dari aktivitas sederhana tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap lahir energi baru untuk bekerja lebih produktif dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. ( Ery)

ASN SIDOARJO KEMBALI BERGERAK DI ALUN-ALUN, SUBANDI: KEBUGARAN MODAL PELAYANAN PUBLIK ASN SIDOARJO KEMBALI BERGERAK DI ALUN-ALUN, SUBANDI: KEBUGARAN MODAL PELAYANAN PUBLIK Reviewed by KabarGress.com on September 12, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Sidebar Ads

Diberdayakan oleh Blogger.