Surabaya, kabargress.com — SPS Corporate menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Bencana yang melanda wilayah pesisir tersebut menyebabkan kerusakan rumah, lahan pertanian, serta menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah warga terpaksa mengungsi dan memulai kembali kehidupan dari kondisi serba terbatas.
Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Rumah Singgah RBM Hephata, Kelurahan Angin Nauli, Sibolga Utara. Di tempat ini, SPS Corporate menyerahkan bantuan berupa sembako, bahan sandang, dan kebutuhan pribadi bagi para penyintas.
Warga Rumah Singgah RBM Hephata, Daniel Simanungkalit (43), mengatakan bencana datang secara tiba-tiba sehingga banyak barang miliknya tidak sempat diselamatkan.
“Waktu bencana itu datang, kami hanya sempat menyelamatkan diri. Barang-barang banyak yang rusak,” ujarnya.
Ia mengaku bantuan yang diterima menjadi penguat di tengah situasi sulit yang dihadapi pada akhir tahun.
“Natal kali ini sunyi, tapi bantuan ini membuat kami merasa masih diperhatikan. Ada harapan untuk menyambut tahun baru,” katanya.
Penyaluran bantuan juga dilakukan di Desa Huta Na Bolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang sempat terisolasi akibat bencana. Akses jalan yang terbatas membuat aktivitas ekonomi warga terhenti.
Warga Desa Huta Na Bolon, Erika Simanungkalit (36) mengatakan, akhir tahun biasanya menjadi waktu panen dan berkumpul keluarga. Namun sekarang, hal tersebut hanya tinggal kenangan, hanya menyisakan lumpur di semua sawah milik warga.
“Sekarang kebun rusak, penghasilan terhenti. Tapi bantuan ini seperti pengingat, bahwa tahun boleh berat, tapi kami tidak sendirian menjalaninya,” ujarnya pelan.
Masih di Kelurahan Angin Nauli, SPS Corporate menyalurkan bantuan di Lingkungan Aek Parira, kawasan padat penduduk yang terdampak cukup parah. Bantuan diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
Selain permukiman warga, bantuan juga disalurkan ke sejumlah ruang spiritual, seperti Biara Santo Dominikus Pandan dan Gereja Kalam Kudus Sibolga, yang selama masa bencana menjadi tempat berlindung dan penguatan bagi masyarakat.
Direktur SPS Corporate, Balok Purwoko, mengatakan kehadiran perusahaan di wilayah terdampak merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk ikut membantu masyarakat yang berada dalam kondisi rentan akibat bencana.
“Natal mengingatkan kita untuk hadir bagi sesama, sementara tahun baru memberi harapan bahwa kehidupan dapat perlahan ditata kembali,” ujar Balok.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan SPS Corporate diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan memberi jeda di tengah tekanan yang mereka alami pascabencana.
Balok juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam upaya pemulihan.
"Proses bangkit dari bencana tidak selesai dalam hitungan hari. Diperlukan perhatian yang konsisten, kolaborasi berbagai pihak, serta kesediaan untuk terus mendengar kebutuhan masyarakat di lapangan," ujarnya.
Balok berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat Sibolga dan sekitarnya melewati masa sulit serta menyongsong tahun baru dengan semangat kebersamaan dan harapan. (Ci)
Reviewed by KabarGress.com
on
Desember 31, 2025
Rating:


Tidak ada komentar: